Tampilkan postingan dengan label My Life. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Life. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Januari 2012

SAKA BHAYANGKARA POLRES BANYUASIN

,

Nama Pangkalan Saka Bhayangkara Polres Banyuasin adalah Hoegeng Imam Santoso (Hoegeng lahir di Pekalongan, Jawa Tengah, 14 Oktober 1921 – meninggal 14 Juli 2004 pada umur 82 tahun) adalah salah satu tokoh militer Indonesia dan juga salah satu penandatangan Petisi 50. 
Banyak kegiatan yang selalu diikuti Saka Bhayangkara ini, disetiap perlombaan yang ada di Kota Palembang maupun di Kwarda SumSel. Salah satu foto di atas merupakan foto kegiatan RAICAB VI PALEMBANG Saka Bahayangkara sebagai peninjau kegiatan tersebut dan ikut serta menjadi peserta RAICAB.

Selasa, 25 Oktober 2011

Kehidupan yang Menyenangkan

,
Ciri-ciri Kehidupan yang Menyenangkan


“Adapun kehidupan yang menyenangkan adalah ketika dia tidak melupakanKu dan tidak juga melupakan kenikmatanKu, tidak bodoh atas hakKu dan sepanjang siang dan malam selalu mencari ridhoKu”
Dalam diri semua manusia secara samar terdapat pengetahuan bahwa wujudnya adalah wujud yang memiliki ketergantungan dimana jika ingin abadi dan  menyempurna, hendaklah ia berhubungan dengan wujud yang maha kaya. Ketika dia sudah mengetahui sumber kehidupan dan kesempurnaan serta mengadakan hubunganan dengannya, maka dia akan meraih ketenangan. Ketika manusia mengetahui satu wujud dimana ketika kita berhubungan dengannya maka semua kebutuhan kita akan terwujud, bahkan kebutuhan akalnya; ketenangan pikiran akan muncul dalam dirinya dan untuk masa yang akan datang dia tidak merasa takut dan khawatir, sebab dia tahu bahwa kekuarangan yang dimilikinya akan bisa diselesaikan olehnya; jika tidak demikian maka hati dia selamanya akan penuh dengan ketakutan dan kekawatiran.
Di jaman sekarang terdapat paham-paham seperti ‘Hipisium’ atau ‘Nihilisme’ dan sebagian dari kelompok ‘Eksistensialisme’ yang berkeyakinan bahwa hidup tidak memiliki tujuan dan hidup selalu identik dengan kesedihan dan kekawatiran. Mereka berkata: kesedihan merupakan cirri kehidupan. Kesedihan dan kekawatiran dalam pandangan orang-orang seperti Sarter merupakan kelaziman hidup, jika manusia tidak memiliki kesedihan dan kekawatiran maka sama sekali dia tidak hidup! Karena mereka jauh dari kebenaran dan tidak mampu hidup tanpa kekawatiran akhirnya mereka menganggap bahwa kekawatiran merupakan kelaziman kehidupan. Mereka lupa bahwa kesedihan dan kegelisahan muncul akibat mereka tidak mengenal Tuhan dimana fitrah menginginkan kita untuk selalu berhuungan denganNya dan ini merupakan penyimpangan terhadap fitrah. Akan tetapi orang yang mengenal Tuhan dan memiliki hubungan denganNya tidak akan memeiliki kegelisahan, terutama jika dia tahu bahwa Tuhan selalu menginginkan yang terbaik untuknya dan Dia maha tinggi sehingga harus mengharap dari yang lain. Dan jelas, jika pengetahuan terhadap Tuhan semakin banyak maka kegelisahan dan kekawatiran akan semakin berkurang, kecuali jika manusia sudah melupakan Tuhan maka dia kembali akan merasakan kegelisahan.
Maka jika manusia menginginkan hidup yang menyenangkan tanpa adanya kekawatiran dan kegelisahan, hendaklah dia harus selalu mengingat Tuhan dan ini sebuah kenyataan yang tidak bisa dipungkiri, seperti apa yang kitabaca dalam Al-Quran:

Selasa, 23 Agustus 2011

Indahnya Hidup

,
bersma keluarga, sahabat, teman biasa hidup terasa indah. dalam kehidupan banyak hal yang dialami dan kita perlu kesabaran untuk menghadapi hal tersebut. indahnya bercinta karena pacar tapi indahnya hidup karena keluarga, sahabat serta temanku. teman lama berpisah dengan sahabat kecilku tapi dia tetap dihatiku tidak seperti pacar kalau pisah ya masa bodoh. :(
aku bahagia memiliki keluarga seperti ayah,ibu,kakak ku serta ayug iparku, dan sahabat karibku. :)

 

Education and Life Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates